16 Penyuluh Pidie Jaya Ikuti Pengukuhan Perhiptani Aceh
BANDA ACEH – Sebanyak 16 penyuluh pertanian dari Kabupaten Pidie Jaya mengikuti pengukuhan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Aceh dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhiptani kabupaten/kota se-Aceh masa bakti 2025–2030 di Balai Latihan Pegawai Pertanian (BLPP) Saree, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie Jaya Muhammad Nur, melalui penyuluh pertanian T. Edi Suryadi, mengatakan keikutsertaan para penyuluh tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia penyuluh dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di daerah.
"Sebanyak 16 penyuluh pertanian dari Kabupaten Pidie Jaya mengikuti pengukuhan dan rangkaian lokakarya sebagai upaya memperkuat kompetensi penyuluh dalam mendukung pengembangan pertanian modern," kata Edi Suryadi.
Ia mengatakan, selain mengikuti prosesi pengukuhan kepengurusan Perhiptani, para peserta juga mengikuti lokakarya yang membahas implementasi Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) sebagai salah satu strategi peningkatan produktivitas pertanian di Aceh.
Menurut dia, lokakarya menghadirkan berbagai narasumber dari pemerintah, akademisi, lembaga perbankan, hingga pelaku usaha yang membahas dukungan terhadap transformasi sektor pertanian.
Materi yang disampaikan meliputi dukungan legislatif terhadap pembangunan pertanian, penguatan peran penyuluh dalam penerapan pertanian modern, ketersediaan benih, teknologi budidaya, uji kesuburan tanah, dukungan permodalan, serta kebijakan Pemerintah Aceh dalam memperluas penerapan PM-AAS.
Edi menjelaskan, penguatan kapasitas penyuluh menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan adopsi teknologi pertanian modern di tingkat petani.
"Penyuluh memiliki peran strategis sebagai pendamping petani dalam penerapan inovasi dan teknologi sehingga peningkatan produktivitas dapat tercapai secara berkelanjutan," ujarnya.
Rangkaian kegiatan pengukuhan juga diisi dengan penyusunan program kerja Perhiptani Aceh periode 2026–2029 yang diharapkan menjadi acuan organisasi dalam memperkuat profesionalisme penyuluh pertanian di seluruh kabupaten dan kota di Aceh.
Pengukuhan pengurus DPW Perhiptani Aceh dan DPD Perhiptani kabupaten/kota se-Aceh turut dihadiri Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perhiptani Isran Noor, Ketua DPW Perhiptani Aceh, Bupati Aceh Besar, serta Gubernur Aceh yang memberikan arahan mengenai penguatan kelembagaan penyuluh sebagai bagian dari pembangunan sektor pertanian di Aceh.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap hasil pengukuhan dan lokakarya tersebut dapat memperkuat kapasitas penyuluh dalam mendampingi petani, mendorong penerapan teknologi pertanian modern, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di daerah.(Pangwa)

