USK Gandeng Universiti Malaya Gelar Program Internasional
BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali memperluas kolaborasi internasional melalui penyelenggaraan International Service Learning Program yang mempertemukan akademisi dan mahasiswa dari Indonesia serta Malaysia.
Program ini difokuskan pada pemulihan masyarakat pascabencana, mulai dari penyembuhan trauma anak, pendidikan kebencanaan, pelestarian lingkungan hingga pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada 23 Juli 2026 di Desa Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh itu digelar oleh Program Studi Magister Pengelolaan Lingkungan Sekolah Pascasarjana USK bekerja sama dengan Global Engagement Office (GEO) USK, Universiti Malaya, serta Kinabalu Volunteers International Project 2026.
Mengusung tema "Post-Disaster Recovery through Child Trauma Healing, Disaster Education, Environmental Stewardship, and Community Empowerment", program tersebut menjadi wadah pertukaran pengetahuan sekaligus aksi nyata dalam mendukung pemulihan wilayah yang terdampak bencana.
Melalui kolaborasi lintas negara itu, peserta tidak hanya mengikuti diskusi akademik, tetapi juga akan turun langsung ke masyarakat untuk memberikan edukasi kebencanaan, pendampingan psikososial bagi anak-anak, serta mendorong kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan pascabencana.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan nomor 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), 4 (Pendidikan Berkualitas), 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Kolaborasi antara USK dan Universiti Malaya diharapkan mampu menghasilkan model pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan di kawasan rawan bencana, sekaligus memperkuat jejaring akademik internasional dalam bidang mitigasi dan pemulihan bencana.
Selain memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi, kegiatan ini juga menjadi bukti meningkatnya peran USK sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi kebencanaan di Indonesia yang aktif membangun kolaborasi global untuk membantu masyarakat terdampak bencana.(Pangwa)

