BREAKING NEWS

Forum Geuchik Lhoksukon Tepis Isu Pendataan Eks GAM Jelang 4 Desember

Ketua Forum Geuchik Lhoksukon, Ridwan alias Geuchik Pon. Foto: Ist

LHOKSUKON — Ketua Forum Geuchik Lhoksukon, Ridwan alias Geuchik Pon, dengan tegas membantah isu atau informasi yang menyebutkan bahwa para geuchik atau aparatur gampong di wilayahnya dilibatkan dalam pendataan terhadap mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menjelang peringatan 4 Desember.


​Pernyataan tersebut disampaikan Geuchik Pon menyusul adanya imbauan dari Ulèe Kompi GAM Sagoe Kulam Meudelat, Nasrizal alias Cek Bay, yang sebelumnya meminta aparatur gampong agar tidak ikut campur dalam urusan pendataan eks GAM.


​"Kami dari Forum Geuchik Lhoksukon membantah keras informasi tersebut. Tidak ada instruksi maupun keterlibatan para geuchik untuk melakukan pendataan terperinci terhadap mantan kombatan GAM seperti yang diisukan," ujar Ridwan alias Geuchik Pon saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).


​Geuchik Pon menegaskan, para kepala desa di Lhoksukon saat ini justru sedang berfokus penuh pada penendataan masyarakat yang terdampak banjir, bukan mendata mantan kombatan.


​"Saat ini pihak geuchik sedang sibuk-sibuknya melakukan perbaikan data warga korban banjir agar penyaluran bantuan bisa tepat sasaran dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera teratasi. Jadi tidak ada waktu maupun kewenangan kami untuk mengurusi pendataan eks GAM," jelasnya.


​Ia juga menambahkan bahwa para geuchik di Lhoksukon selama ini senantiasa menjaga netralitas serta fokus pada fungsi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan gampong.


​"Sejak dulu hingga sekarang, para geuchik berdiri di atas semua golongan dan fokus pada pembangunan serta pelayanan masyarakat di gampong masing-masing. Kami tidak pernah mencampuri urusan internal maupun persoalan di luar kewenangan pemerintahan gampong," tegasnya.


​Di akhir keterangannya, Geuchik Pon mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan para tokoh untuk tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang simpang siur demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Aceh Utara.


​"Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kedamaian di Aceh. Mari kita fokus membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir agar situasi segera pulih," pungkasnya.(sul)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image