Dinkes Aceh Utara Ajak Lansia Tetap Aktif, Rutin Memantau Kesehatan dan Terapkan PHBS
Aceh Utara - Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara mengajak masyarakat untuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan warga lanjut usia (lansia) melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), aktivitas fisik sesuai kemampuan, pola makan bergizi seimbang, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Upaya tersebut dinilai penting untuk membantu lansia menjaga kebugaran tubuh, mencegah risiko penyakit, serta mempertahankan kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Dukungan keluarga dan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan lansia yang sehat, nyaman, dan berkualitas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, Samsul Bahri, SKM., MKM.,Selasa, (03/11/2026), mengatakan bahwa menjaga kesehatan lansia membutuhkan perhatian berkelanjutan, baik melalui kebiasaan hidup sehat di rumah maupun pemanfaatan pelayanan kesehatan yang tersedia.
Menurutnya, penerapan PHBS tidak hanya penting bagi anak-anak dan orang dewasa, tetapi juga perlu menjadi kebiasaan bagi masyarakat yang telah memasuki usia lanjut.
“Lansia perlu mendapatkan perhatian dalam menjaga kesehatan, mulai dari mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, beraktivitas sesuai kemampuan, hingga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Peran keluarga sangat penting untuk mendukung kebiasaan tersebut,” demikian imbauan yang disampaikan dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lansia.
Dinkes Aceh Utara mengingatkan bahwa pola makan seimbang perlu diperhatikan dengan mengonsumsi makanan yang beragam dan bergizi, termasuk sayuran, buah-buahan, serta sumber protein sesuai kebutuhan tubuh. Lansia juga dianjurkan mencukupi kebutuhan cairan dan membatasi konsumsi garam, gula, serta lemak secara berlebihan sesuai kondisi kesehatannya.
Selain memperhatikan asupan makanan, lansia dianjurkan tetap aktif melakukan kegiatan ringan, seperti berjalan kaki, melakukan peregangan, atau aktivitas fisik lain yang aman sesuai kemampuan. Aktivitas tersebut dapat membantu menjaga kebugaran, keseimbangan tubuh, dan kemampuan bergerak.
Istirahat yang cukup, menjaga kebersihan tempat tinggal, mencuci tangan menggunakan sabun, serta memastikan lingkungan rumah tetap bersih juga merupakan bagian dari penerapan PHBS yang perlu dilakukan secara konsisten.
Di sisi lain, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi tubuh dan mendeteksi dini berbagai gangguan kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, serta masalah kesehatan lainnya. Dengan pemantauan rutin, keluhan dapat segera dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan sehingga penanganan dapat diberikan sesuai kebutuhan.
Dinkes juga mengimbau keluarga agar membantu lansia mengonsumsi obat sesuai petunjuk tenaga kesehatan, mengingatkan jadwal pemeriksaan, serta mendampingi mereka mengikuti kegiatan posyandu lansia atau pelayanan kesehatan di puskesmas maupun fasilitas kesehatan terdekat.
Keluarga diharapkan tidak mengabaikan keluhan yang dirasakan lansia, terutama apabila muncul perubahan kondisi tubuh yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Konsultasi dengan tenaga kesehatan diperlukan agar kondisi tersebut dapat diperiksa secara tepat.
Melalui penerapan PHBS dan pemantauan kesehatan secara rutin, Dinkes Aceh Utara berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesejahteraan lansia. Perhatian sederhana, seperti menemani berolahraga ringan, menyiapkan makanan sehat, dan mengingatkan jadwal pemeriksaan, dapat menjadi bentuk dukungan berarti bagi mereka.
Dinkes Aceh Utara mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lansia sebagai kebiasaan bersama. Dengan dukungan keluarga, lingkungan yang bersih, serta pemanfaatan pelayanan kesehatan secara tepat, lansia diharapkan dapat menjalani hari tua dengan lebih sehat, aktif, mandiri, dan tetap produktif. (ADV)

