Aceh Timur Bersiap Jadi Kabupaten Pertama di Aceh yang Terapkan Manajemen Talenta ASN
JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersiap menjadi daerah pertama di Provinsi Aceh yang menerapkan sistem manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Kesiapan penerapan sistem berbasis merit tersebut dipaparkan langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, dalam kegiatan ekspose di Gedung 1 Badan Kepegawaian Negara (BKN), Cililitan, Jakarta Timur, Selasa (3/11/2026).
Pemaparan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala BKN Suharmen, serta diuji oleh jajaran pejabat BKN, antara lain Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Herman, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Jumiati, serta Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Samsul Hidayat.
Dalam paparannya, Iskandar menyampaikan bahwa manajemen talenta merupakan bagian dari reformasi birokrasi untuk mengelola ASN secara strategis berbasis data, kompetensi, kinerja, dan potensi.
"Manajemen talenta bukan sekadar menentukan siapa yang akan menduduki suatu jabatan, melainkan bagaimana kita mengenali, mengembangkan, dan menyiapkan ASN yang memiliki potensi, kompetensi, kinerja, serta integritas," ujar Iskandar.
Ia menambahkan, penerapan sistem yang terukur ini diharapkan dapat menghapus intervensi subjektif dalam rotasi maupun mutasi pegawai, sekaligus menempatkan kader ASN terbaik ke dalam talent box jabatan target. Integrasi data kepegawaian tersebut nantinya akan terhubung dengan platform digital Simata BKN.
Guna mendukung kelancaran program ini, Pemkab Aceh Timur sebelumnya telah melakukan percepatan pemetaan potensi melaui program Profiling ASN (ProASN) yang menyasar hingga 1.000 pegawai dari berbagai jenjang jabatan.
Sementara itu, Wakil Kepala BKN Suharmen memberikan apresiasi kepada Pemkab Aceh Timur yang menjadi instansi pionir di Aceh dalam melaksanakan ekspose manajemen talenta. Ia menegaskan bahwa BKN bertugas memvalidasi pilar tata kelola, infrastruktur data, serta desain sistem informasi yang telah disiapkan oleh daerah.
"Kegiatan ekspose ini menjadi tahapan krusial bagi pemerintah daerah dalam memverifikasi serta menunjukkan kesiapan pengembangan karier pegawai di lingkungan Kabupaten Aceh Timur," kata Suharmen.(bsi)

