BREAKING NEWS

Bupati dan Wabup Pidie Jaya Datangi Jakarta Demi Bantuan Rumah Korban Bencana dan Normalisasi Sungai


JAKARTA – Dua pucuk pimpinan Kabupaten Pidie Jaya, Bupati H. Sibral Malasyi dan Wakil Bupati Hasan Basri, bergerak di jalur berbeda di Jakarta untuk mengejar dukungan pemerintah pusat bagi percepatan pemulihan daerah pascabencana.


Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, Bupati Sibral Malasyi fokus mengawal nasib warga yang rumahnya rusak akibat bencana hidrometeorologi. Sementara Wakil Bupati Hasan Basri mendorong pemerintah pusat memperkuat penanganan muara sungai yang dinilai penting bagi keselamatan dan aktivitas ekonomi masyarakat.


Langkah tersebut dilakukan secara bersamaan pada Kamis (13/8/2026).


Bupati Kejar Bantuan Rumah Rusak


Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)untuk menyampaikan permohonan dukungan percepatan penyaluran bantuan stimulan bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana.


Bantuan tersebut dinilai sangat penting bagi warga terdampak yang hingga kini masih berupaya memulihkan kehidupan mereka setelah diterjang bencana hidrometeorologi.


Pemkab Pidie Jaya mendorong agar proses penyaluran bantuan dapat dipercepat sehingga masyarakat tidak terlalu lama menunggu kepastian perbaikan tempat tinggal.


Bagi warga terdampak, rumah bukan sekadar bangunan. Tempat tinggal menjadi titik awal untuk kembali menata kehidupan setelah bencana meluluhlantakkan berbagai sektor.


Karena itu, Bupati Sibral Malasyi membawa langsung aspirasi tersebut ke pemerintah pusat.


Upaya koordinasi dengan BNPB juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Pidie Jaya agar penanganan pascabencana tidak berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi berlanjut hingga masyarakat benar-benar mampu kembali hidup secara layak.


Wabup Dorong Muara Sungai Dikeruk


Di sisi lain, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri bergerak mengawal persoalan infrastruktur sumber daya air.


Hasan Basri melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum untuk membahas penanganan dan pengerukan muara sungai di wilayah Pidie Jaya.


Audiensi tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk menyampaikan secara langsung kondisi muara sungai sekaligus kebutuhan penanganannya kepada pemerintah pusat.


Sedimentasi yang menumpuk di kawasan muara menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat memengaruhi kelancaran aliran air.


Karena itu, Pemkab Pidie Jaya mendorong dukungan pemerintah pusat untuk melakukan penanganan secara lebih optimal, termasuk pengerukan dan langkah teknis lainnya sesuai kondisi lapangan.


Satu Tujuan: Pidie Jaya Bangkit


Pergerakan Bupati dan Wakil Bupati di Jakarta memperlihatkan dua fokus berbeda yang saling berkaitan dalam agenda pemulihan Pidie Jaya.


Sibral Malasyi mengejar percepatan bantuan rumah warga terdampak, sementara Hasan Basri mengawal penanganan muara sungai.


Keduanya membawa satu kepentingan yang sama: memastikan persoalan yang dihadapi masyarakat Pidie Jaya mendapat dukungan langsung dari pemerintah pusat.


Pemkab Pidie Jaya berharap koordinasi lintas kementerian dan lembaga tersebut menghasilkan dukungan konkret, baik berupa percepatan bantuan stimulan rumah rusak maupun penanganan infrastruktur sungai.


Bagi pemerintah daerah, pemulihan pascabencana membutuhkan kerja bersama dan tidak bisa dilakukan sendirian.


Dari Jakarta, dua pemimpin Pidie Jaya membawa dua agenda besar: rumah warga harus kembali berdiri dan aliran sungai harus kembali aman.(Pangwa) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image