Tgk Arafat Apresiasi Bupati Ayah Wa dalam Penyaluran 1.109 Ekor Sapi untuk Masyarakat


Kamis, 19 Februari 2026 - 20.33 WIB



LHOKSUKON - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Tgk. Arafat Ali, S.E., menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil atau yang dikenal Ayah Wa, atas keberhasilan menyalurkan bantuan 1.109 ekor sapi bantuan presiden untuk masyarakat di 852 gampong di wilayah tersebut.



Politisi senior Partai Aceh (PA) ini menilai langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sangat tepat sasaran, terutama dalam melakukan penyesuaian skema pengadaan sehingga manfaat bantuan dari Presiden Prabowo Subianto tersebut dapat dirasakan secara merata oleh seluruh gampong.



"Kami mengapresiasi kebijakan Bupati Ayah Wa dan jajaran Forkopimda. Keputusan untuk menyesuaikan spesifikasi pengadaan adalah langkah cerdas (solutif). Jika tetap menggunakan skema awal, ratusan desa mungkin tidak kebagian. Namun dengan strategi ini, seluruh 852 gampong di Aceh Utara bisa merayakan tradisi meugang dengan penuh sukacita," ujar Ketua Arafat.



Kebijakan penyaluran bantuan sapi Meugang tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Utara pada 14 Februari 2026 lalu di Pendopo Bupati.



Rapat dihadiri oleh perwakilan BNPB RI, Wakil Bupati Aceh Utara, Ketua DPRK Aceh Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Dandim 0103 Aceh Utara, Kapolres Aceh Utara, Kapolres Lhokseumawe, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Utara, para Asisten, seluruh Kepala OPD, serta seluruh Camat.



Dalam rapat tersebut disepakati penyesuaian skema pengadaan sapi agar bantuan dapat menjangkau seluruh gampong. Dengan harga pengadaan sekitar Rp17 juta per ekor (setelah pajak) dan berat minimal 300 kilogram hidup, total sapi yang dapat dibeli meningkat menjadi 1.109 ekor.



Melalui skema tersebut, setiap gampong memperoleh minimal satu ekor sapi, sementara gampong yang terdampak parah akibat bencana mendapatkan tambahan alokasi berdasarkan jumlah kepala keluarga.



Sebanyak 156 ekor sapi tambahan dialokasikan untuk wilayah yang paling terdampak, sehingga prinsip keadilan dan pemerataan tetap terjaga.



Arafat Ali menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis dalam memastikan masyarakat, baik yang terdampak langsung maupun tidak langsung, tetap merasakan manfaat bantuan.



"Penyaluran lewat Pokmas menunjukkan adanya kepercayaan pemerintah kepada masyarakat untuk mengelola bantuan secara mandiri sesuai juknis Kemendagri. Ini adalah bentuk transparansi yang patut kita kawal bersama," tambahnya.



Sebagai pimpinan legislatif, Ketua Arafat juga menyoroti urgensi bantuan ini sebagai stimulus bagi warga yang baru saja terdampak bencana banjir. Baginya, tradisi meugang menjelang Ramadhan 1447 Hijriah bukan sekadar ritual makan daging, melainkan momentum penguatan mental masyarakat untuk bangkit kembali.



"Masyarakat Aceh Utara baru saja diuji oleh musibah besar yang melumpuhkan ekonomi. Kehadiran bantuan sapi ini, atas atensi Presiden Prabowo dan eksekusi taktis dari Bupati, adalah oase bagi petani, nelayan, dan warga kita yang kehilangan mata pencaharian," kata Ketua Arafat. (Jamaluddin Idris)

Bagikan:
KOMENTAR