Headline

Bupati Nagan Raya Diminta Evaluasi Izin PT KiM

Pers miliki kekuatan untuk membangun bangsa


Sabtu, 29 April 2017 - 20.42 WIB


BANDA ACEH – Pemuda Muhammadiyah Kota Banda Aceh menggelar pelatihan jurnalistik untuk kalangan pemuda, siswa dan mahasiswa. Kegiatan ini dihelat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kankemenag) Provinsi Aceh, Sabtu (29/4).


Turut hadir pada kegiatan ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Banda Aceh Sutan Muhammad Rusdi dan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Banda Aceh (PDPM) Taufik Riswan.


Kegiatan yang diikuti sekitar 50 siswa SMA sederajat, pemuda gampong dan mahasiswa ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Banda Aceh. Kadispora Kota Banda Aceh HM Hasbi yang mewakili Walikota menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Pemuda Muhammadiyah yang telah berinisiasi menggelar acara tersebut.


Menurut Hasbi, pelatihan jurnalistik merupakan salah-satu upaya dalam meningkatkan sumber daya manusia, khususnya dalam pengenalan pada dunia pers yang saat ini terus berkembang dengan cepat.


"Pers memiliki kekuatan yang sangat besar untuk membangun bangsa yang bermartabat, serta mampu menjadi suatu penggerak perubahan dan pembangkit kesadaran untuk mencapai cita-cita dan tujuan bersama dalam berbagai aspek," ujarnya.


Maka dari itu, lanjut Hasbi, peranan pers tidaklah terlepas pada keterampilan menulis, sehingga keterampilan ini sudah sepatutnya dimiliki oleh para pelaku dunia pendidikan, seperti siswa, mahasiswa, guru, dosen dan juga para pemuda gampong.


Dikatakannya juga, pers tidak hanya sekedar dalam menyampaikan berita saja, tapi pers juga merupakan media penyampaian pendapat, kritik dan saran untuk memperbaiki kehidupan masyarakat, bangsa dan negara dalam memperbaiki dan meningkatkan kinerja pemerintah, masyarakat, bangsa dan negara.


"Karenanya, kegiatan ini sangat bermanfaat dan bernilai positif untuk membangun kalangan muda dalam menyalurkan minat dan bakat mereka yang mandiri. Sehingga media jurnalistik yang ada di sekolah dan kampus dapat difungsikan sebagai penetralisasi dampak negatif dari pengaruh kemajuan teknologi saat ini," tambah Hasbi.


Sementara itu, ketua panitia Rusmadi menyampaikan tujuan pihaknya menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai upaya memberikan edukasi tentang jurnalistik kepada masyarakat luas, terutama kalangan pemuda, siswa dan mahasiswa.


"Kita juga ingin mereka mampu mengontrol arah pembangunan melalui tulisan, bagi siswa minimal kita harap mereka bisa berkontribusi menulis di majalah dinding sekolah," ujar Rusmadi.


Kegiatan ini berlangsung dua hari, dan panitia menghadirkan sejumlah pemateri, seperti Redpel Harian Rakyat Aceh Maimun Saleh, Tarmilin Usman dan Iranda. [KanalAceh]
Bagikan:
KOMENTAR