Terapkan PHBS di Rumah Tangga, Dinkes Aceh Utara Ajak Warga Galakkan 3M Plus Cegah DBD
Aceh Utara - Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara mengajak masyarakat membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan rumah tangga melalui gerakan 3M Plus sebagai langkah mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD). Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kesehatan keluarga sekaligus mengurangi tempat perkembangbiakan nyamuk pembawa virus dengue.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, Nurzahri, SKM., MKM., mengimbau masyarakat agar menjadikan kebersihan rumah dan lingkungan sebagai kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, pencegahan DBD tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif setiap keluarga.
Dalam imbauan yang disampaikan pada Selasa (27/10/2026), masyarakat diharapkan melakukan langkah pencegahan sejak dini tanpa harus menunggu munculnya kasus DBD di lingkungan tempat tinggal.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air secara berkala, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.
Sementara itu, langkah Plus dapat dilakukan dengan membersihkan saluran air, memeriksa pot tanaman dan wadah di sekitar rumah, menggunakan perlindungan dari gigitan nyamuk, serta memastikan tidak ada genangan air yang dibiarkan terlalu lama.
Dinkes Aceh Utara menekankan bahwa penerapan PHBS di rumah tangga harus dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menyapu dan membersihkan rumah secara rutin, mengelola sampah dengan benar, menjaga kebersihan kamar mandi, serta memastikan tempat penampungan air tetap terawat.
Masyarakat juga diingatkan agar lebih teliti memeriksa sudut-sudut rumah dan halaman yang berpotensi menjadi tempat nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Wadah bekas, ban tidak terpakai, talang air tersumbat, hingga tempat penampungan air yang jarang dibersihkan dapat menjadi lokasi nyamuk bertelur.
Karena itu, pemberantasan sarang nyamuk perlu dilakukan secara rutin, terutama saat musim hujan ketika banyak wadah di sekitar rumah berpotensi menampung air. Kegiatan membersihkan lingkungan secara bergotong royong juga dapat memperkuat upaya pencegahan di tingkat gampong.
Dinkes Aceh Utara mengajak seluruh anggota keluarga untuk terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Orang tua dapat membiasakan anak-anak menjaga kebersihan rumah, sementara anggota keluarga lainnya saling mengingatkan untuk memeriksa tempat penampungan air dan membuang sampah pada tempatnya.
Selain melakukan pencegahan, masyarakat diminta tidak mengabaikan gejala penyakit yang mengkhawatirkan. Apabila mengalami demam atau keluhan yang mengarah pada DBD, warga diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.
Melalui penerapan PHBS dan gerakan 3M Plus, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara berharap kesadaran masyarakat dalam mencegah DBD semakin meningkat. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dari rumah diharapkan mampu melindungi keluarga, mengurangi tempat perkembangbiakan nyamuk, serta menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan nyaman. (ADV)

