BREAKING NEWS

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Dinkes Aceh Utara Dorong PHBS di Sekolah



Aceh Utara - Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara terus mendorong pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah sebagai langkah penting dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, dan peduli terhadap kebersihan. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi kesehatan, pembiasaan mencuci tangan menggunakan sabun, serta menjaga kebersihan ruang belajar dan lingkungan sekolah.


Pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini dinilai penting karena sekolah bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga lingkungan yang berperan dalam membangun karakter dan perilaku siswa. Melalui penerapan PHBS secara konsisten, peserta didik diharapkan mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan diri sekaligus berkontribusi menciptakan suasana belajar yang bersih, aman, dan nyaman.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, Nurzahri, SKM., M.K.M., Kamis, 22/10/2026, menyampaikan bahwa penerapan PHBS di sekolah membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa hingga tenaga kependidikan.


Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah menggunakan toilet, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kelas, serta menggunakan fasilitas sanitasi dengan baik perlu terus dibiasakan dalam aktivitas sehari-hari.


“Penerapan PHBS harus dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin. Jika anak-anak terbiasa menjaga kebersihan dan kesehatan sejak dini, kebiasaan tersebut diharapkan dapat terus diterapkan hingga dewasa,” demikian pesan yang ditekankan dalam upaya edukasi kesehatan di lingkungan pendidikan.


Selain perilaku individu, ketersediaan sarana pendukung juga menjadi bagian penting dalam menciptakan sekolah sehat. Tempat sampah yang memadai, toilet bersih, akses air bersih, serta fasilitas untuk mencuci tangan perlu dijaga agar dapat digunakan dengan baik oleh seluruh warga sekolah.


Sekolah juga diharapkan memberikan perhatian terhadap kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa. Pemilihan jajanan yang aman, menjaga kebersihan sebelum makan, serta membiasakan membawa bekal sehat menjadi langkah sederhana untuk membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan.


Dinas Kesehatan Aceh Utara turut mendorong agar edukasi PHBS dilaksanakan secara berkelanjutan melalui penyuluhan, praktik langsung, poster kesehatan, dan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekolah. Dengan pendekatan tersebut, siswa tidak hanya menerima pengetahuan, tetapi juga memperoleh kesempatan mempraktikkan perilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari.


Peran guru dan orang tua juga diperlukan untuk memastikan kebiasaan baik yang dibangun di sekolah berlanjut di rumah. Keselarasan pembiasaan antara lingkungan pendidikan dan keluarga akan membantu anak memahami bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.


Melalui penguatan PHBS di sekolah, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara berharap tercipta lingkungan pendidikan yang semakin sehat dan mendukung proses belajar mengajar. Kebiasaan hidup bersih yang ditanamkan sejak dini diharapkan menjadi bagian dari karakter generasi muda, sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit melalui perilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari. (ADV)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image