Muncul Dugaan Permintaan Uang Rp10 Juta untuk Hapus Berita Soal MBG
![]() |
| Paket MBG yang diletakkan di tanah di TK PAUD Buah Hati Matang Bayu |
ACEH UTARA — Polemik pemberitaan mengenai penempatan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di halaman sekolah di Kabupaten Aceh Utara kembali memanas. Isu ini berkembang setelah muncul dugaan permintaan uang sebesar Rp10 juta untuk menghapus atau menarik berita yang telah terbit.
Syukri, suami dari Liza selaku mitra MBG, menghubungi wartawan pada Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 15.09 WIB. Dalam komunikasi tersebut, ia mempertanyakan kelanjutan berita sekaligus meminta klarifikasi atas kabar yang menyebutkan adanya permintaan uang puluhan juta rupiah untuk menyelesaikan persoalan.
"Bagaimana perkembangan berita itu? Apa benar untuk menyelesaikan pemberitaan tersebut diminta uang sebesar Rp10 juta?" ujar Syukri saat mengonfirmasi hal itu kepada wartawan, Jumat (23/10/2026).
Isu tersebut mencuat usai serangkaian pertemuan antara pengelola MBG dan wartawan.
Sebelumnya, Jannatunaim dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku utusan mitra MBG Matang Sijuek, mengajak wartawan bertemu pekan lalu. Jannatunaim menyatakan persoalan telah diselesaikan bersama Danramil dan Kapolsek, lalu meminta agar berita ditarik dari redaksi.
Dalam pertemuan itu, sempat timbul pertanyaan mengenai besaran biaya untuk menghapus atau membatalkan pemberitaan. Namun, pihak media menegaskan tidak menyepakati tawaran maupun pembayaran dalam bentuk apa pun untuk menghapus artikel yang telah diterbitkan.
Sebelumnya, peristiwa ini memicu kritik keras dari tokoh masyarakat setempat yang juga Pimpinan Yayasan TK PAUD Buah Hati, Sofiyan Adam. Sofiyan mengaku telah memberikan teguran sebanyak dua kali pada hari yang berbeda terkait aspek kebersihan dan keandalan distribusi makanan tersebut.
Petugas pengantar sempat membantah teguran tersebut dengan mengklaim bahwa tidak ada aturan atau larangan khusus dari Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai penempatan makanan di atas tanah.(sul)

