Iskandar Terpilih Pimpin PGRI Cabang Baktiya Periode 2026–2031
![]() |
| Konferensi PGRI Baktiya |
ACEH UTARA — Iskandar, S.Pd., M.Pd. resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, masa bakti 2026–2031. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Konferensi PGRI Baktiya yang berlangsung di Aula Kecamatan Baktiya, Sabtu (24/10/2026) pagi.
Pada pemilihan tersebut, Iskandar unggul telak dengan meraih 81 suara. Ia mengalahkan dua kandidat lainnya, yaitu Syukri, S.Pd.I., M.Pd. yang memperoleh 12 suara dan Muhammad, S.Pd. yang mengantongi 8 suara.
Ketua Panitia Pemilihan, Zuliyaden, S.Pd.I., membenarkan hasil penghitungan suara tersebut. Ia menyampaikan bahwa proses pemilihan berjalan lancar dan penuh dengan semangat kebersamaan.
"Dalam pemilihan ini, kandidat nomor urut tiga, Iskandar, S.Pd., M.Pd., terpilih setelah memperoleh 81 suara," ujar Zuliyaden.
Zuliyaden menambahkan, Kecamatan Baktiya memiliki tanggung jawab besar dalam dunia pendidikan karena menjadi wilayah dengan jumlah sekolah terbanyak di Aceh Utara, yakni mencapai 46 sekolah. Oleh karena itu, ia berharap ketua terpilih mampu merangkul seluruh tenaga pendidik dari tingkat SD hingga SMA/SMK.
"Kami berharap ketua terpilih dapat menjadikan sekolah dan guru di Baktiya lebih berkualitas secara intelektual. Pengurus baru juga diharapkan mampu merangkul semua guru dari jenjang SD sampai SMA," tegasnya.
Sementara itu, Ketua K3S Baktiya, Mursalisna, S.Pd., menyoroti pentingnya penggalian potensi diri para pendidik. Ia mengimbau para guru untuk tidak berhenti belajar meskipun jam mengajar di sekolah telah usai.
"Semua guru memiliki potensi. Kami berharap para guru tetap menggali potensi dan belajar kembali setelah jam sekolah untuk membangun motivasi baru. Ketika ada kegiatan peningkatan kompetensi, guru-guru di Baktiya perlu diikutsertakan agar memiliki daya saing dalam memajukan dunia pendidikan," tutur Mursalisna.
Ketua PGRI Cabang Baktiya terpilih, Iskandar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi guru tersebut selama masa bakti 2026–2031.
Ia berharap PGRI Cabang Baktiya semakin kompak dan solid dalam memperjuangkan kepentingan guru serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Baktiya.
Iskandar juga berharap kepengurusan PGRI ke depan dapat memperkuat kebersamaan dan semangat pengabdian para pendidik untuk mewujudkan visi “Aceh Utara Bangkit dalam Pendidikan yang Berkualitas Bersama Guru Bermartabat dan Berkarakter.”
Konferensi yang mengusung slogan “Aceh Utara Bangkit dalam Pendidikan yang Berkualitas Bersama Guru Bermartabat dan Berkarakter” ini turut dihadiri jajaran pengurus PGRI Kabupaten Aceh Utara, para kepala sekolah, serta ratusan guru se-Kecamatan Baktiya.
Melalui kepemimpinan baru ini, PGRI Cabang Baktiya diharapkan dapat menjadi wadah perjuangan para guru dalam memperkuat solidaritas, meningkatkan profesionalisme, serta mewujudkan pendidikan yang bermartabat dan berdaya saing di Kabupaten Aceh Utara. (sul)

