Lima Taruna Akmil Turun ke SR Pidie Jaya, Bupati: Jadilah Inspirasi Generasi Muda
PIDIE JAYA – Lima Taruna Akademi Militer (Akmil) Angkatan 2024 mendapat penugasan di Program Sekolah Rakyat Kabupaten Pidie Jaya. Kehadiran mereka diharapkan tak sekadar memperkuat pendidikan karakter dan kedisiplinan, tetapi juga memantik mimpi anak-anak daerah untuk berani mengejar cita-cita menjadi perwira TNI.
Kelima taruna tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi bersama seorang perwira pendamping dalam sebuah kegiatan di Pendopo Bupati Pidie Jaya, Kamis malam (6/8/2026).
Sebelum menjalankan tugas, para taruna telah berada sekitar sepekan di Pidie Jaya untuk mengikuti orientasi sekaligus beradaptasi dengan lingkungan penugasan.
Dalam sambutannya, Sibral Malasyi mengatakan kehadiran para taruna Akmil merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, khususnya melalui pendidikan.
Namun, lebih dari itu, ia berharap keberadaan para taruna dapat menjadi pemantik semangat generasi muda Pidie Jaya untuk berani bermimpi lebih tinggi.
“Kami berharap adik-adik taruna dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, menjadi teladan bagi peserta didik, serta menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, nasionalisme, dan cinta tanah air,” kata Sibral Malasyi.
Menurutnya, keberhasilan putra-putri Indonesia menembus pendidikan Akmil menunjukkan bahwa anak-anak daerah memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di tingkat nasional.
Karena itu, para pelajar Pidie Jaya diminta tidak minder untuk mengejar pendidikan kedinasan, termasuk Akmil.
Bupati juga mengingatkan generasi muda agar mulai mempersiapkan diri sejak dini. Prestasi akademik, kesehatan fisik dan mental, karakter, kedisiplinan serta integritas disebut menjadi modal penting untuk meraih cita-cita.
Ia juga meminta para pelajar menjauhi narkoba dan berbagai perilaku negatif yang dapat menghancurkan masa depan.
“Kesempatan untuk menempuh pendidikan di Akademi Militer terbuka bagi siapa saja yang memiliki tekad, disiplin dan semangat pantang menyerah,” ujarnya.
Taruna Akmil Jadi Role Model di Sekolah Rakyat
Penugasan para taruna di Sekolah Rakyat diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peserta didik. Mereka akan menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang mendorong pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap pengalaman tersebut dapat membuat para siswa memiliki figur yang bisa dijadikan contoh dalam merancang masa depan.
Tidak hanya mendorong cita-cita menjadi anggota TNI, para siswa juga diharapkan terdorong untuk mengejar berbagai profesi strategis yang dapat memberikan kontribusi bagi bangsa dan daerah.
Bagi Pemkab Pidie Jaya, kehadiran lima taruna Akmil tersebut menjadi lebih dari sekadar penugasan.
Mereka membawa pesan bahwa anak-anak dari daerah pun bisa menembus pendidikan terbaik, menjadi perwira, dan mengabdi untuk Indonesia.
Pemerintah daerah pun berharap semakin banyak putra-putri Pidie Jaya yang mengikuti jejak para taruna tersebut dengan mempersiapkan diri sejak bangku sekolah.
Dengan pendidikan karakter, disiplin dan wawasan kebangsaan yang kuat, generasi muda Pidie Jaya diharapkan tumbuh menjadi generasi yang unggul, berintegritas dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Pangwa)

