SMK Negeri 1 Tanah Jambo Aye Perkuat Program BLUD Lewat Sinergi Antarsekolah
Aceh Utara — Dunia pendidikan vokasi di Kabupaten Aceh Utara kembali mencatatkan langkah progresif. SMK Negeri 1 Tanah Jambo Aye terus mengoptimalkan pelaksanaan program Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) melalui jalinan kerja sama strategis dengan sejumlah sekolah menengah di wilayah setempat.
Langkah kolaboratif ini tidak hanya bertujuan memperluas jangkauan layanan pendidikan berbasis teaching factory (Tefa), tetapi juga menjadi momentum penting dalam mempromosikan unit usaha produktif milik sekolah.
Kepala SMK Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Fardian, M.Kom., menjelaskan bahwa sinergi ini melibatkan enam institusi pendidikan di sekitar wilayah tersebut. Sekolah-sekolah mitra itu meliputi: SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye, SMA Negeri 2 Tanah Jambo Aye, SMA Negeri 3 Tanah Jambo Aye, SMA Negeri 4 Tanah Jambo Aye, SMA Negeri 2 Seunudon, SMK Negeri 1 Baktiya Barat.
Sebagai pusat pendidikan kejuruan yang adaptif, SMK Negeri 1 Tanah Jambo Aye menaungi empat kompetensi keahlian utama yang didukung penuh oleh unit produksi dan fasilitas teaching factory. Keempat bidang tersebut mencakup: Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Audio Video, Teknik Pemanasan Tata Udara dan Pendinginan (khusus menangani AC serta kulkas), Desain Komunikasi Visual (DKV).
Melalui unit-unit produksi ini, para siswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, melainkan terjun langsung memberikan layanan jasa serta menghasilkan produk bernilai guna. Seluruh proses pengerjaan berada di bawah pendampingan ketat para guru dan instruktur profesional, serta wajib mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) dunia industri.
Model pembelajaran aplikatif semacam ini dirancang khusus agar peserta didik memperoleh pengalaman kerja nyata yang autentik jauh sebelum mereka benar-benar lulus dan menjejakkan kaki di dunia kerja yang kompetitif.
Penerapan program BLUD berbasis teaching factory memegang peranan ganda yang sangat strategis. Di satu sisi, program ini berfungsi meningkatkan kemandirian finansial dan manajerial sekolah dalam mengelola unit usaha secara profesional.
Di sisi lain, program ini menjadi kawah candradimuka bagi para siswa untuk mengasah keterampilan teknis maupun mental kerja sesuai dengan kebutuhan nyata di pasaran industri masa kini.
"Dengan program ini kami berharap lulusan SMK Negeri 1 Tanah Jambo Aye semakin siap memasuki dunia kerja, mampu berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri," ujar Fardian menutup penjelasan.
Melalui langkah nyata ini, SMK Negeri 1 Tanah Jambo Aye optimistis mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh, mandiri, dan siap menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di masa depan.***

