BREAKING NEWS

Bupati Pidie Jaya Terima Excavator Bantuan KKP


PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menerima satu unit excavator Komatsu PC135F bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk mempercepat pemulihan sektor kelautan dan perikanan yang terdampak bencana hidrometeorologi.


Bantuan alat berat tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan dilakukan prosesi peusijuek (tepung tawar) oleh Abya Dr. H. Anwar Usman sebagai bentuk rasa syukur sebelum dimanfaatkan untuk mendukung rehabilitasi kawasan perikanan.


Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi mengatakan bantuan excavator itu menjadi tambahan kekuatan bagi pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan kerusakan tambak, saluran air, serta berbagai infrastruktur pendukung sektor perikanan yang rusak akibat bencana.


"Persoalan yang dihadapi masyarakat pascabencana tidak hanya kerusakan tambak, tetapi juga saluran, akses, dan sarana pendukung lainnya. Karena itu, bantuan ini sangat penting untuk mempercepat pemulihan sehingga masyarakat pesisir dapat kembali menjalankan aktivitas ekonominya," kata Sibral dalam keterangannya, Kamis 30 Juli 2026.


Menurut dia, alat berat tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan teknis di delapan kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya yang memiliki kawasan tambak dan aktivitas perikanan.


"Kita masih memiliki pekerjaan besar untuk memulihkan sektor perikanan pascabencana. Bantuan ini menjadi tambahan kekuatan agar pekerjaan di lapangan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. Yang paling penting, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di delapan kecamatan," ujarnya.


Sibral menegaskan pemulihan sektor perikanan tidak boleh berhenti pada perbaikan infrastruktur semata, tetapi harus mampu mengembalikan produktivitas masyarakat pesisir.


"Kita ingin tambak masyarakat kembali produktif, nelayan kembali melaut dengan baik, dan roda ekonomi masyarakat pesisir kembali bergerak. Setiap dukungan yang diterima pemerintah harus diarahkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat," katanya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pidie Jaya Fajri mengatakan pihaknya selama masa pemulihan terus melakukan pendataan, identifikasi kerusakan, serta koordinasi penanganan terhadap masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor perikanan.


Menurut dia, kehadiran excavator tersebut akan meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam menangani berbagai kebutuhan teknis di lapangan, mulai dari rehabilitasi tambak hingga perbaikan saluran dan infrastruktur pendukung lainnya.


"Permasalahan yang dihadapi masyarakat cukup beragam. Dengan adanya alat ini, kemampuan pemerintah daerah untuk mendukung pekerjaan di lapangan menjadi lebih besar. Pemanfaatannya akan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas kebutuhan masyarakat di delapan kecamatan," katanya.


Fajri menambahkan excavator tersebut akan dikelola sebagai aset produktif daerah untuk mendukung percepatan rehabilitasi sektor kelautan dan perikanan.


Ia berharap dukungan pemerintah pusat terhadap Pidie Jaya terus berlanjut sehingga proses pemulihan tidak hanya mampu mengatasi dampak bencana, tetapi juga meningkatkan produktivitas usaha perikanan serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.


"Pemerintah berharap petambak, nelayan, dan masyarakat pesisir dapat kembali produktif, memiliki pendapatan yang lebih stabil, serta bangkit dari dampak bencana melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan," kata Fajri.(***) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image