Jelang Iduladha, Bupati Pidie Jaya Sidak Pasar: Harga Cabai Anjlok, Minyak dan Daging Sapi Naik
PIDIE JAYA - Sibral Malasyi memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Pasar Keude Ulee Glee, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Rabu (20/5/2026).
Sidak tersebut dilakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah meningkatnya aktivitas pasar menjelang hari raya kurban.
Informasi hasil pemantauan disampaikan Bupati Pidie Jaya melalui Kepala Bidang Perdagangan Dinas Disperindagkop Pidie Jaya Musbir.
Berdasarkan hasil sidak lapangan, sejumlah komoditas mengalami fluktuasi harga cukup signifikan. Cabai merah keriting justru tercatat turun tajam dari Rp45 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram atau turun hampir 29 persen.
Pemerintah daerah menyebut turunnya harga cabai merah dipengaruhi pasokan dari petani lokal Pidie Jaya yang mulai meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Sementara itu, harga cabai rawit naik menjadi Rp37.500 per kilogram dari sebelumnya Rp35 ribu. Kenaikan juga terjadi pada gula pasir curah yang kini menyentuh Rp20 ribu per kilogram.
Harga minyak goreng curah ikut mengalami lonjakan menjadi Rp21.500 per liter, sedangkan minyak goreng subsidi Minyak Kita tercatat naik hingga Rp19 ribu per liter.
Di sektor protein hewani, harga daging sapi paha depan dan paha belakang naik menjadi Rp185 ribu per kilogram. Namun harga daging ayam ras justru mengalami penurunan menjadi Rp30 ribu per kilogram.
Untuk komoditas tomat, harga tercatat berada di kisaran Rp21.500 hingga Rp24 ribu per kilogram. Pemerintah daerah mengungkapkan kenaikan biaya distribusi dari Takengon dan Sumatera Utara menjadi penyebab utama harga tomat belum stabil di pasar Pidie Jaya.
“Pasokan tomat saat ini masih bergantung dari luar daerah sehingga ongkos angkut memengaruhi harga jual,” kata Musbir.
Meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan, Pemkab Pidie Jaya memastikan stok kebutuhan pokok utama seperti beras premium, beras SPHP Bulog, telur ayam, bawang merah, hingga gula pasir masih dalam kondisi aman menjelang Idul Adha.
Bupati Sibral Malasyi menegaskan pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan pasar guna mencegah lonjakan harga yang tidak terkendali serta memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga wajar.
Sidak ini juga menjadi bagian dari langkah antisipasi inflasi daerah menjelang momentum hari besar keagamaan yang biasanya memicu kenaikan permintaan bahan pangan di pasar tradisional.(Pang)

