RS Apung Laksamana Malahayati Dipeusijuek dan Melakukan Layanan Kesehatan Gratis


Senin, 12 Januari 2026 - 01.48 WIB



LHOKSEUMAWE - Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati PDI Perjuangan yang mengemban misi pelayanan kesehatan dipeusijuek (tepung tawar_red) di pelabuhan Krueng Geukueh, Muara Satu, Lhokseumawe, Minggu (11/1/2026). 



Pantauan KabarSATU.Info, seusai prosesi tepung tawar RS Apung Laksamana Malahayati tim dokter diaspora Indonesia melakukan pengobatan gratis selama dua hari dibuka untuk masyarakat umum dan anak-anak sekolah. 



"Kegiatan ini merupakan bagian dari bakti sosial dan tugas kemanusiaan untuk membantu masyarakat Aceh di bidang kesehatan. Tidak ada kepentingan politik," demikian dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kerakyatan DPP PDI Perjuangan, Sri Rahayu.




Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, mengapresiasi kehadiran kapal rumah sakit apung Laksamana Malahayati. Panyang berharap layanan kesehatan tersebut dapat menjangkau lebih banyak daerah di Aceh.



“Kami sangat berterimakasih atas kehadiran rumah sakit apung ini karena sangat membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, khususnya pascabencana,” ujarnya.




Hadir dalam acara, Hanafiah Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Fadli Abdullah Adam (Petrus) Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Deny Ardiansyah Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Nuraini Lidan DPC Lhokseumawe, Samsul Arifin DPC Aceh Utara, T. Fadil DPD Repdem Aceh, Salda Kamal salah seorang warga Bireuen yang membantu kerja-kerja kemanusiaan DPD PDI Perjuangan Aceh, dr. Januar Sahat Kepala Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati, Nahkoda Capt. Hermanto Sinaga, dr. Bayu Pimpinan Tim Medis Diaspora, Pimpinan PT Pelindo Cabang Lhokseumawe, Kepala KSOP Kelas IV Lhokseumawe, Komandan Pos KPLP, Komandan Pos Angkatan Laut, Komandan Pos KP3, Kapolsek Muara Satu dan tamu undangan lainnya.




Diketahui, RS Apung Laksamana Malahayati memiliki berat GT (Gross Tonage) 262. Ukuran panjang 30 meter dengan lebar 9 meter dan ketinggian dtaft 2 meter. RS Apung Laksamana Malahayati diioperasikan 12 anak buah kapal dengan 8 tenaga kesehatan.




Kapal RS ini dirakit pada bulan Maret 2023. Kapal memiliki kecepatan maksimal 7 knot.(red/ks/sul)

Bagikan:
KOMENTAR