Kapal RS Apung Laksamana Malahayati Tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh


Sabtu, 10 Januari 2026 - 23.07 WIB



LHOKSEUMAWE – Kapal apung rumah sakit PDI Perjuangan yang mengemban misi pelayanan kesehatan untuk rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau pulau-pulau terpencil di Indonesia sudah tiba di pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe, Sabtu (10/1/2026).



"Alhamdulillah, hari ini yang kita tunggu-tunggu kapal RS Laksamana Malahayati sudah tiba di bandar pelabuhan Lhokseumawe," demikian kata Wasekjen Internal Bidang Kerakyatan DPP PDI Perjuangan, Sri Rahayu, kepada KabarSATU.Info.



Pada kesempatan itu turut hadir Hanafiah Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Fadli Abdullah Adam (Petrus) Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Deny Ardiansyah Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Nuraini Lidan DPC Lhokseumawe, Samsul Arifin DPC Aceh Utara, T. Fadil DPD Repdem Aceh, Salda Kamal salah seorang warga Bireuen yang membantu kerja-kerja kemanusiaan DPD PDI Perjuangan Aceh, dr. Januar Kepala Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati, Nahkoda Capt. Hermanto Sinaga, dr. Bayu Pimpinan Tim Medis Diaspora, Pimpinan PT Pelindo Cabang Lhokseumawe, Kepala KSOP Kelas IV Lhokseumawe, Komandan Pos KPLP, Komandan Pos Angkatan Laut, Komandan Pos KP3.



Sri Rahayu mengatakan, kapal RS Laksamana Malahayati akan melakukan pengobatan selama dua hari di pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe untuk anak-anak sekolah dan juga pengobatan bagi masyarakat Aceh. 



PDI Perjuangan menegaskan keberpihakan politiknya kepada rakyat melalui kerja nyata dalam penanganan bencana banjir besar di Aceh. Sejak 10 Desember 2025, Tim Kesehatan DPP PDI Perjuangan telah berada dan beroperasi di Aceh, memberikan layanan medis langsung kepada warga terdampak, khususnya di Aceh Tamiang, Aceh Timur dan Aceh Utara.



Sebanyak 10 tenaga kesehatan (tim medis kapal rumah sakit apung laksamana malahayati) lebih dahulu dikerahkan untuk membuka posko (10 Desember 2025) dan menjalankan layanan medis keliling ke titik-titik pengungsian. Penguatan berikutnya dilakukan pada 14 Desember 2025, dengan bergabungnya 8 tenaga kesehatan tambahan di Posko Tim Kesehatan PDI Perjuangan Kota Langsa, sehingga kapasitas layanan kesehatan lapangan semakin diperluas.



Langkah ini merupakan tindak lanjut keputusan politik nasional PDI Perjuangan. Pada 29 Desember 2025, atas arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dr. Ribka Tjiptaning, secara resmi melepas bantuan kesehatan pascabencana dari Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Jakarta. Bantuan tersebut meliputi 30 unit ambulans, 30 dokter, 60 tenaga paramedis, serta 60 relawan BAGUNA yang ditugaskan untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.



Dikutip pdiperjuangan-jatim.com, kapal penjelajah perairan nusantara sejak diluncurkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada pertengahan Juni 2023, Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati diioperasikan 12 anak buah kapal dengan 8 tenaga kesehatan.



Owner Superitendent RS Apung Laksamana Malahayati  Kapten Rivan Insanul Akbar menjelaskan, kapal RS ini dirakit pada bulan Maret 2023. Kapal memiliki kecepatan maksimal 7 knot.



RS Apung Laksamana Malahayati memiliki berat GT (Gross Tonage) 262. Ukuran panjang 30 meter dengan lebar 9 meter dan ketinggian dtaft 2 meter.



“Oleh karena itu, ketika kapal ini bersandar, kedalaman laut setiap yang kita singgahi harus diatas 2 meter,” tuturnya.



Pelayanan Kesehatan



Sebagaimana layaknya rumah sakit, RS Apung Laksamana Malahayati mengemban misi pelayanan kesehatan. Secara khusus melayani rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau di pulau-pulau terpencil. (KS/red/sul)

Bagikan:
KOMENTAR