Warga Alue Bili Geulumpang Keluhkan Ar Bersih


Sabtu, 04 April 2026 - 20.33 WIB



LHOKSUKON - Warga Desa Alue Bili Geulumpang, Kecamatan Baktiya, mengeluhkan kondisi air bersih dari PDAM yang hingga kini belum juga normal, meskipun telah memasuki lima bulan pascabanjir yang melanda wilayah tersebut.


Masyarakat menyebutkan, dari beberapa dusun yang ada di desa tersebut, terdapat dusun yang sama sekali tidak lagi menikmati aliran air PDAM. Sementara itu, di dusun lainnya, air hanya mengalir sesekali dan dalam kondisi yang tidak stabil.


“Kami sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk mandi, mencuci, bahkan untuk air minum, kami harus mencari alternatif lain yang tentu sangat memberatkan,” ujar salah satu warga.


Kondisi ini diperparah dengan minimnya respon dari pihak terkait, meskipun warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan ke berbagai pihak. Namun hingga kini, belum ada perubahan berarti di lapangan.


“Kami sudah capek melapor ke sana-sini, tapi tidak ada hasil. Sampai hari ini, air tetap tidak normal,” tambah warga lainnya dengan nada kecewa.


Ironisnya, jarak Desa Alue Bili Geulumpang ke pusat Kecamatan Baktiya hanya sekitar satu kilometer. Namun, kedekatan jarak tersebut tidak berbanding lurus dengan perhatian terhadap kondisi masyarakat yang saat ini sangat memprihatinkan.


Warga berharap agar Bupati Aceh Utara dapat segera turun tangan untuk melihat langsung kondisi yang mereka alami, serta mengambil langkah cepat dan nyata dalam mengatasi krisis air bersih yang berkepanjangan ini.


“Kami mohon perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya Bupati Aceh Utara, agar persoalan ini segera ditangani. Air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan kami,” tutup warga.(Mahlil)

Bagikan:
KOMENTAR