ASN Kemenag Pijay Kurban 197 Sapi dan 7 Kambing
PIDIE JAYA — Di tengah proses pemulihan pascabanjir hidrometeorologi yang sempat melumpuhkan sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama setempat menunjukkan aksi solidaritas besar-besaran. Tahun ini, total 197 ekor sapi dan 7 ekor kambing berhasil dikurbankan, jumlah yang disebut melonjak drastis dibanding tahun sebelumnya.
Lonjakan hewan kurban itu disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie Jaya, Mulyadi, saat prosesi penyembelihan dan penyaluran daging kurban berlangsung di lingkungan Kantor Kemenag Pidie Jaya, Kamis (28/5/2026).
“Seluruh hewan kurban ini berasal dari ASN di bawah jajaran Kementerian Agama Pidie Jaya, baik ASN kantor, ASN KUA, maupun madrasah,” ujar Mulyadi.
Dari total 197 ekor sapi tersebut, sebanyak 26 ekor sapi berasal dari ASN kantor Kemenag, ASN Kantor Urusan Agama (KUA), serta madrasah swasta. Sebanyak 24 ekor sapi disembelih langsung di Kantor Kementerian Agama Pidie Jaya dan didistribusikan kepada para mustahik, sementara dua ekor lainnya diserahkan kepada masyarakat melalui Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.
Ribuan warga tampak memadati area pembagian daging kurban sejak pagi. Panitia menyebut sedikitnya sekitar 1.600 penerima manfaat tercatat menerima distribusi daging kurban tahun ini, mayoritas berasal dari masyarakat terdampak banjir hidrometeorologi dan keluarga kurang mampu.
“Alhamdulillah hari ini semuanya dapat terlaksana dengan baik. Sekitar seribu enam ratus penerima akan menerima langsung pembagian di kantor Kementerian Agama Pidie Jaya,” kata Mulyadi.
Ia mengungkapkan, capaian kurban tahun ini menjadi yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Jika pada Iduladha sebelumnya hanya sekitar 15 ekor sapi yang disembelih di kantor Kemenag dan satu ekor diserahkan kepada masyarakat melalui pemerintah daerah, maka tahun ini jumlahnya melonjak signifikan.
“Kalau dibanding tahun lalu, ada peningkatan sekitar sepuluh ekor sapi. Tahun ini dua ekor bahkan langsung kami serahkan kepada masyarakat melalui pemerintah daerah,” ungkapnya.
Peningkatan jumlah hewan kurban tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya kepedulian sosial ASN Kementerian Agama terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit pascabencana.
Di tengah kondisi ekonomi sebagian warga yang belum sepenuhnya pulih akibat banjir dan longsor, distribusi daging kurban menjadi bantuan nyata yang sangat dinantikan masyarakat. Tidak sedikit warga yang mengaku terharu karena masih mendapat perhatian di tengah proses pemulihan yang panjang.
Momentum Iduladha tahun ini pun berubah menjadi panggung solidaritas sosial di Pidie Jaya. Dari halaman Kantor Kemenag, ratusan hewan kurban bukan hanya menjadi simbol ibadah, tetapi juga pesan kuat tentang gotong royong, empati, dan kepedulian terhadap sesama di tengah luka pascabencana.(Pang)

