Irfandi, Bocah asal Lapang Mampu Membuat Kapal Titanic


Minggu, 09 September 2018 - 17.39 WIB


IRFANDI, siswa kelas tiga SMP Negeri Lapang, kabupaten Aceh Utara sangat kreatif dan berbakat membuat miniatur kapal laut.


Irfandi sama dengan kebanyakan anak-anak seusianya. Ia rajin shalat dan membantu orangtuanya. Di sela-sela jam istirahatnya di rumah, Irfandi membuat miniatur kapal Tompheng dan kapal Theh Thoh. Ia mampu merakit kapal dari yang paling kecil hingga besar, bahkan ia sanggup mengerjakan kapal Titanic.


Pekerjaan membuat miniatur kapal bukanlah hal yang sulit baginya, karena pekerjaan itu sudah dilakoninya sejak beberapa tahun yang lalu. Irfandi mengaku membuat kapal mampu dikerjakan dalam waktu yang sangat singkat. Hasil karyanya itu oleh Irfandi juga dipasarkan mulai dari harga Rp 50 ribu sampai dengan 150 ribu tergantung pesananya.


Saat disambangi di rumahnya, Irfandi menawarkan hasil karyanya kepada salah satu geuchik Trieng Pantang, Lhoksukon, Hasanuddin S.Hi. Tak menunggu lama, geuchik pun dengan senang hati membelinya.


Geuchik Hasanuddin mengatakan sangat tertarik dengan kepiawaianya sampai-sampai langsung membelinya dan berphoto dengan Arsitektur dan kawan-kawanya di Kuala Cangkoi.


Irfandi menyebutkan, baha-bahan yang digunakan untuk membuat miniatur kapal sangatlah mudah terdiri dari pelepah rumbia benang kail, pisau lipat, lem Alteco dan cat minyak.


Selain membuat miniatur kapal, Irfandi juga mampu membuat miniatur rumah Aceh. Semua tergantung dengan selera pemesannya.


Ditanya soal cita-citanya, Irfandi ingin menjadi Arsitektur terkenal.


Irfandi memang anak yang sangat berbakat, bahkan bakatnya sudah terlihat sejak ia duduk di Sekolah Dasar. Sedari kecil ia memang suka mengambar boat dibuku gambarnya.


Ratna, ibunya tidak berharap cita-cita Irfandi bisa terujud. Namun, ibunya hanya bisa berdoa sebab untuk bisa menyekolahkan dirinya di tingkat sekolah menengah kejuruan, ibunya mengaku tak mampu karena minimnya biaya.


Geuchik Kuala Cangkoi, kecamatan Lapang, Muhammad Sabar, S.IAN sangat senang dan bangga ternyata warganya sangat berbakat dalam merakit minatur kapal. Ia berharap mudah-mudahan anak dari pasangan Cek Mus dan Ratna ini menjadi anak yang berbakti pada kedua orang tua dan dapat membanggakan kampung halamanya Gampong Kuala Cangkoi dan semoga cita-cita tercapai kelak nanti sebagai pewaris nelayan di Kuala Cangkoi yang terkenal.(Hasanuddin)
Bagikan:
KOMENTAR