Aceh Utara - Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya mengenali dan mewaspadai berbagai jenis penyakit kulit, salah satunya Herpes Zoster, atau yang lebih dikenal di kalangan masyarakat dengan sebutan cacar ular. Penyakit ini disebabkan oleh virus varicella-zoster, virus yang sama yang menyebabkan cacar air (varicella).
Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Jalaluddin, S.KM., M.KM, menuturkan bahwa Herpes Zoster merupakan penyakit kulit yang cukup serius dan dapat menimbulkan rasa sakit berkepanjangan apabila tidak segera ditangani dengan tepat. Jalaluddin menjelaskan bahwa penyakit ini cenderung menyerang orang dewasa, terutama mereka yang pernah menderita cacar air pada masa kecil.
“Herpes Zoster bukan hanya masalah kulit biasa. Gejalanya berupa ruam kemerahan dan lepuhan berkelompok yang menyakitkan, disertai sensasi terbakar atau nyeri menusuk di area tubuh tertentu. Bila tidak ditangani secara medis, penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi seperti nyeri saraf jangka panjang (neuralgia pascaherpes) yang sangat mengganggu kualitas hidup penderita,” ujar Jalaluddin, Selasa (29/7/2025).
Herpes Zoster terjadi ketika virus varicella-zoster yang sudah ‘tidur’ di dalam tubuh seseorang setelah sembuh dari cacar air, kembali aktif karena sistem imun yang melemah. Aktivasi kembali virus ini menyebabkan infeksi pada saraf, yang kemudian muncul ke permukaan kulit sebagai ruam atau lepuhan.
Gejala awal penyakit ini antara lain:
Rasa nyeri atau terbakar di satu sisi tubuh, biasanya di bagian dada, punggung, atau wajah
Munculnya ruam merah dan lepuhan kecil berisi cairan bening
Demam ringan, sakit kepala, atau merasa lelah
Gatal dan kesemutan sebelum ruam muncul
“Banyak pasien yang awalnya mengira nyeri tersebut adalah sakit otot biasa. Namun beberapa hari kemudian, ruam dan lepuhan mulai muncul mengikuti jalur saraf. Di sinilah pentingnya masyarakat mengenali gejala awal dan segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelas Jalaluddin.
Herpes Zoster tidak bisa dianggap sepele. Menurut data medis, salah satu komplikasi paling umum adalah neuralgia pascaherpes, yaitu kondisi nyeri kronis yang menetap selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun setelah ruam sembuh. Kondisi ini bisa sangat menyiksa dan membuat penderita sulit tidur atau beraktivitas normal.
Selain itu, jika infeksi terjadi di sekitar mata (herpes zoster ophthalmicus), penderita berisiko mengalami gangguan penglihatan hingga kebutaan. Komplikasi lain termasuk infeksi kulit sekunder akibat bakteri, gangguan pendengaran jika menyerang bagian telinga, dan pada kasus tertentu dapat memengaruhi sistem saraf pusat.
Pentingnya Pencegahan dan Penanganan Dini
Untuk mencegah infeksi atau kekambuhan Herpes Zoster, Jalaluddin mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi, olahraga rutin, dan cukup istirahat. Ia juga menganjurkan masyarakat usia lanjut atau yang memiliki penyakit kronis untuk berkonsultasi terkait vaksinasi Herpes Zoster yang kini telah tersedia di beberapa pusat layanan kesehatan.
“Herpes Zoster bisa dicegah dan dikendalikan. Vaksinasi menjadi salah satu langkah penting untuk menurunkan risiko, terutama bagi kelompok usia 50 tahun ke atas. Sementara itu, bagi yang sudah mengalami gejala, segeralah mencari pertolongan medis. Obat antivirus akan lebih efektif jika diberikan dalam waktu 72 jam sejak munculnya ruam,” terang Jalaluddin.
Upaya Dinkes Aceh Utara
Dinas Kesehatan Aceh Utara melalui Puskesmas dan tenaga kesehatan di wilayah kerja terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait penyakit kulit menular dan tidak menular, termasuk Herpes Zoster. Edukasi ini dilakukan melalui penyuluhan langsung ke desa-desa, penyebaran leaflet, serta media sosial resmi Dinkes.
“Kami ingin masyarakat Aceh Utara bisa lebih cepat mengenali gejala penyakit kulit seperti Herpes Zoster dan tidak ragu untuk memeriksakan diri. Semakin dini ditangani, maka risiko komplikasi bisa ditekan,” tegas Jalaluddin.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penyakit kulit, termasuk Herpes Zoster, Dinkes Aceh Utara berharap dapat menekan angka kejadian penyakit dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan. (ADV)