Oknum Ketua Forum Keuchik Paya Bakong Catut Nama Wartawan untuk Kepentingan Pribadi


Minggu, 14 Oktober 2018 - 20.08 WIB


Ist
LHOKSUKON - Oknum Ketua Forum Keuchik (Kepala Desa) Kecamatan Paya Bakong, kabupaten Aceh Utara diduga telah mencatut profesi profesi wartawan untuk kepentingan pribadi. Pasalnya, oknum tersebut telah mengutip uang ratusan ribu rupiah dari para keuchik setempat dengan dalih untuk disetorkan kepada wartawan.


Berdasarkan keterangan sejumlah keuchik di kecamatan setempat kepada KabarSATU.info membenarkan bahwa para keuchik tidak perlu memberikan uang lagi secara pribadi kepada wartawan karena pihaknya sudah menyetor uang sebesar Rp 450 ribu per keuchik yang diserahkan melalui ketua Forum setempat.


"Kami sudah kumpul uang Rp 450 ribu melalui ketua forum keuchik saat pencairan dana desa tahap kedua. Alasan ketua forum uang itu dikumpulkan melalui satu pintu untuk diberikan kepada wartawan. Keputusan itu berdasar permintaan ketua forum pada rapat dengan seluruh keuchik yang disaksikan oleh camat," ungkap Keuchik.


Menanggapi hal itu, Ketua Forum Keuchik Kecamatan Paya Bakong, Junaidi yang dikonfirmasi KabarSATU.info, Minggu 14 Oktober 2018, membantah telah mengutip uang seperti yang dituduhkan oleh Keuchik kepadanya.


"Itu fitnah, saya tidak pernah meminta atau mengutip uang dari keuchik untuk wartawan," dalih Junaidi.


Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh, Abubakar mengutuk keras perbuatan salah seorang ketua Forum Keuchik yang diduga telah mengutip uang dari sejumlah Keuchik di Kecamatan itu dengan dalih untuk dibagikan kepada wartawan di kabupaten Aceh Utara.


Ia pun meminta pihak Kepolisian dan Kejaksaan Lhoksukon untuk memeriksa ketua Forum Keuchik kecamatan Paya Bakong dan sejumlah Keuchik yang telah menyetorkan uang dengan mencatut profesi wartawan.


"Itu perbuatan melanggar hukum, saya minta penegak hukum untuk segera memeriksa mereka yang telah mencederai profesi wartawan," tegas Abubakar.


Ditegaskannya lagi, hal itu perlu dilakukan untuk memperjelas siapa yang diduga telah memperkaya diri dengan alasan uang untuk wartawan.


IWO Aceh juga mengecam kalau ada oknum wartawan yang meminta uang Anggaran Dana Desa (ADD) yang dikumpulkan oleh ketua Forum Keuchik.(ZM)
Bagikan:
KOMENTAR