Banjir Padang Sidempuan Sumut Tewaskan Lima Orang


Selasa, 28 Maret 2017 - 07.14 WIB


MEDAN – Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mencatat lima orang tewas dalam bencana banjir di Padangsidempuan, Sumatera Utara yang terjadi sejak Minggu, 26 Maret malam.


"Lima orang yang tewas itu, sebanyak empat orang penduduk di Kecamatan Padangsidempuan Hutaimbaru dan satu korban lainnya warga Padangsidempuan Utara," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan yang diterima di Medan, Senin. Banjir berawal dari hujan yang turun deras dan membuat Sungai Batang Ayumi meluap hingga kemudian menyapu rumah-rumah di pinggiran sungai.


Banjir berdampak di enam kecamatan di Kota Padangsidempuan yakni Kecamatan Padangsidempuan Utara, Padangsidempuan Selatan, Padangsidempuan Tenggara, Padangsidempuan Hutaimbaru, Padangsidempuan Batunadua, dan Padangsidempuan Angkola Julu. Banjir yang melanda beberapa kecamatan di Kota Padangsidempuan membuat warga mengungsi ke lokasi aman seperti lapangan dan masjid.


Laporan dari Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidempuan menyebutkan sudah sekitar 400 orang yang mengungsi. Akibat banjir itu ratusan murid SDN 200114/22 Kantin Lombang yang berlokasi di Kecamatan Padangsidempuan diliburkan karena sejumlah bagian sekolah tersebut rusak tertimbun lumpur. Bangunan yang rusak dan hanyut terjadi di Kecamatan Padangsidempuan Batunadua, Padangsidempuan Utara, Padangsidempuan Selatan, Angkola Julu.


"Total kerusakan di wilayah tersebut mencakup rumah rusak 17 unit, hanyut 17, dan kendaraan hanyut 7 unit," kata Sutopo. Pemerintah setempat di bawah Pos Komando Tanggap Darurat Bencana sudah mendirikan dapur umum di dua titik pada Kelurahan Sitamiang Kecamatan Padangsidempuan Selatan. Sementara BPBD telah menurunkan Tim Reaksi Cepat untuk penyelamatan dan evakuasi. (ant/harian88)

Bagikan:
KOMENTAR