BREAKING NEWS

Dekatkan Edukasi Kesehatan kepada Warga, Dinkes Aceh Utara Perkuat Pesan PHBS


Aceh Utara - Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara terus memperkuat upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendekatkan edukasi kesehatan kepada warga melalui pemanfaatan puskesmas, posyandu, serta kegiatan penyuluhan di tingkat gampong.


Upaya tersebut menjadi bagian dari pendekatan promotif dan preventif untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan. Dengan penyampaian informasi yang mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat diharapkan mampu membangun kebiasaan hidup sehat secara mandiri dan berkelanjutan.


Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, Samsul Bahri, S.K.M., M.K.M., Rabu (21/10/2026), mengatakan bahwa edukasi kesehatan memiliki peran penting dalam membentuk perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap pencegahan penyakit.


Menurutnya, pemahaman mengenai PHBS tidak cukup hanya disampaikan melalui imbauan, tetapi juga perlu diperkuat dengan pendampingan dan praktik langsung agar masyarakat dapat menerapkannya secara konsisten.


“Edukasi kesehatan perlu terus didekatkan kepada masyarakat. Melalui puskesmas, posyandu, dan kegiatan di tingkat gampong, warga dapat memperoleh informasi yang benar mengenai cara menjaga kesehatan serta mencegah berbagai penyakit sejak dini,” ujarnya.


Ia menjelaskan, materi edukasi PHBS mencakup berbagai aspek penting, mulai dari menjaga kebersihan diri, membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga kebersihan rumah serta lingkungan, hingga memperhatikan kualitas air bersih dan penggunaan jamban sehat.


Selain itu, masyarakat juga perlu memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang, menjaga kebersihan makanan, melakukan aktivitas fisik, serta memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk pemeriksaan sesuai kebutuhan.


Penyampaian informasi tersebut diharapkan dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat, termasuk anak-anak, remaja, ibu hamil, keluarga yang memiliki balita, hingga kelompok lanjut usia. Dengan edukasi yang tepat, masyarakat dapat mengenali faktor risiko penyakit dan mengambil langkah pencegahan sebelum kondisi kesehatan memburuk.


Samsul Bahri juga menekankan pentingnya keterlibatan kader kesehatan dan aparatur gampong dalam mendukung keberhasilan program PHBS. Peran mereka diperlukan untuk membantu menyebarluaskan informasi, mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan, serta membangun kebiasaan sehat melalui kegiatan bersama.


Menurutnya, keberhasilan penerapan PHBS tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.


Dinas Kesehatan Aceh Utara mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan puskesmas dan posyandu untuk memperoleh informasi maupun konsultasi kesehatan. Warga juga diharapkan aktif mengikuti penyuluhan serta menerapkan pesan-pesan kesehatan yang disampaikan petugas.


Melalui penguatan edukasi PHBS yang dekat dengan kehidupan masyarakat, Dinkes Aceh Utara berharap kesadaran hidup bersih dan sehat semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat, masyarakat yang lebih mandiri, serta upaya pencegahan penyakit yang semakin optimal di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Utara. (ADV)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image