Pria 48 Tahun Ditemukan Meninggal di Bawah Rumah Panggung di Tanah Luas
LHOKSUKON - Aswadi pria 48 tahun, warga Gampong Alue Keujruen, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, ditemukan meninggal dunia di bawah sebuah rumah panggung, Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kasi Humas AKP Bambang mengatakan, informasi penemuan tersebut diterima pihak kepolisian dari perangkat gampong setempat. Personel Polsek Tanah Luas bersama Tim Inafis Polres Aceh Utara kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara.
“Korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang anggota keluarganya saat hendak membersihkan bagian bawah rumah. Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup dan sudah tidak bergerak,” ujar AKP Bambang.
Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Sekitar pukul 15.00 WIB, saksi yang hendak menyapu di bawah rumah panggung melihat korban tergeletak dalam kondisi tidak bergerak. Saksi kemudian meminta pertolongan warga dan memberitahukan kejadian tersebut kepada perangkat gampong hingga diteruskan kepada pihak kepolisian.
Petugas yang tiba di lokasi selanjutnya melakukan pengamanan tempat kejadian serta pemeriksaan awal bersama Tim Inafis. Petugas kesehatan dari Puskesmas Tanah Luas juga melakukan pemeriksaan terhadap korban dan menyatakan korban telah meninggal dunia.
Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Tanah Luas sebelum diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk proses fardhu kifayah dan pemakaman.
AKP Bambang menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya mendatangi dan mengamankan lokasi, melakukan pemeriksaan tempat kejadian, mengumpulkan keterangan saksi serta mendata identitas korban.
“Penanganan awal telah dilakukan oleh personel Polsek Tanah Luas bersama Tim Inafis Polres Aceh Utara. Informasi dan keterangan yang diperoleh di lokasi selanjutnya menjadi bagian dari proses kepolisian untuk memastikan keadaan terkait meninggalnya korban,” pungkasnya.(Jamaluddin Idris)

