Pemkab Pijay Minta Dukungan DPR RI Terkait Rehabilitasi Madrasah Rusak Akibat Banjir
JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus mengakselerasi pemulihan pascabencana banjir bandang 2025. Kali ini, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri, ST., MM. melakukan audiensi dan konsultasi langsung dengan Ketua Komisi VIII DPR RI di Jakarta untuk memperjuangkan bantuan rehabilitasi madrasah yang rusak akibat bencana.
Pertemuan yang berlangsung pada Senin (6/7/2026) kemarin itu menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mengamankan dukungan pemerintah pusat agar proses pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak dapat dipercepat.
Dalam audiensi tersebut, Hasan Basri menyerahkan secara langsung usulan bantuan rehabilitasi bagi madrasah jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya pada 2025.
"Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap dukungan Komisi VIII DPR RI dapat mempercepat realisasi bantuan rehabilitasi sehingga kegiatan belajar mengajar di madrasah yang terdampak dapat kembali berjalan secara optimal," ujar Hasan Basri.
Menurutnya, pemulihan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah setelah bencana besar yang tidak hanya merusak permukiman dan lahan pertanian, tetapi juga mengganggu aktivitas pendidikan ribuan pelajar.
Audiensi tersebut merupakan bagian dari rangkaian ikhtiar Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya membangun komunikasi intensif dengan pemerintah pusat untuk memastikan kebutuhan rehabilitasi infrastruktur pendidikan mendapat perhatian dan dukungan anggaran.
Pemkab Pidie Jaya menilai keberadaan madrasah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda, sehingga percepatan rehabilitasi menjadi kebutuhan mendesak agar siswa dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.
Selain menyampaikan usulan rehabilitasi fisik, pemerintah daerah juga berharap sinergi dengan DPR RI dapat membuka peluang dukungan program pendidikan lainnya bagi masyarakat terdampak bencana.
Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya untuk tidak berhenti memperjuangkan pemulihan pascabencana. Setelah fokus membangkitkan sektor pertanian dan ekonomi masyarakat, kini perhatian diarahkan pada percepatan pemulihan sarana pendidikan agar proses pembangunan daerah dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan.(Pangwa)

