Pulihkan Ekonomi Pascabanjir, HILMI-FPI Serahkan 5 Sampan Penguruk Pasir di Bireuen
BIREUEN – Hilal Merah Indonesia Front Persaudaraan Islam (HILMI-FPI) bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FPI Bireuen menyerahkan bantuan lima unit sampan penguruk pasir untuk korban banjir bandang di Desa Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Jumat (12/6/2026).
Bantuan ini ditujukan untuk memulihkan perekonomian warga yang kehilangan mata pencaharian akibat rusaknya sarana kerja saat banjir bandang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Imam Besar Habib Rizieq Syihab saat mengunjungi Bireuen pada 5 Januari 2026, yang menekankan pentingnya bantuan produktif dan berkelanjutan. Rencana tersebut kemudian dimatangkan oleh Ketua DPP HILMI-FPI, Habib Ali Al Hamid, saat meninjau lokasi bencana pada 16 Februari 2026.
Ketua DPW FPI Bireuen, Tgk. Zainuddin MZ, menjelaskan bahwa bantuan ini menerapkan sistem pemberdayaan masyarakat. Sebagian dari hasil usaha sampan penguruk pasir tersebut nantinya akan disisihkan untuk membantu kaum dhuafa serta mendukung program sosial lainnya.
"Bantuan ini tidak hanya mengembalikan mata pencaharian penerima manfaat, tetapi juga menjadi sarana untuk saling berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Tgk. Zainuddin saat memberikan pengarahan.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Ketua Syura DPD FPI Aceh, Tgk. H. Jalaluddin H. Mukhtar (Abu Paya Kareueng). Dalam pesan lintas tokohnya, Abu Paya Kareueng mengingatkan para penerima manfaat untuk menjaga bantuan ini sebagai amanah bersama.
"Bantuan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Jagalah kekompakan, persaudaraan, dan kebersamaan agar bantuan ini benar-benar membawa keberkahan," tutur Abu Paya Kareueng.
Keuchik (Kepala Desa) Gampong Kapa, Evendi, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada HILMI-FPI dan DPW FPI Bireuen. Ia mengungkapkan bahwa mayoritas warganya menggantungkan hidup dari aktivitas pengurukan pasir, dan bencana banjir sempat menghentikan total kegiatan ekonomi mereka karena sampan-sampan hanyut terbawa arus.
"Alhamdulillah, melalui bantuan ini masyarakat dapat kembali bekerja untuk menafkahi keluarga mereka," kata Evendi.
Demi mendukung keberlanjutan program, Pemerintah Gampong Kapa berencana membangun dermaga atau tempat penambatan sampan agar aktivitas warga lebih aman dan terstruktur. Namun, Evendi mengakui pihak desa masih membutuhkan dukungan alat berat untuk merealisasikan penataan lokasi penambatan tersebut.
Agenda serah terima ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus DPW FPI Bireuen, di antaranya Tgk. Mukhlis (Sekretaris), Tgk. Surya Dharma (Bendahara), Plt. Ketua HILMI-FPI Bireuen Abi Juang, serta perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.
Di akhir kegiatan, pihak DPW FPI Bireuen menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan relawan yang terlibat, dengan harapan bantuan ini mampu mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat pascabencana.(*)

