Ratusan Anak Usia Dini Ikuti Edukasi-Simulasi Keselamatan Kebakaran
IDI -- Tidak kurang dari 300 anak usia dini dari 31 satuan PAUD/TK se-Kecamatan Julok, mengikuti kegiatan Program PAUD-HI melalui Edukasi dan Simulasi Keselamatan Kebakaran Sejak Dini.
Implementasi PAUD-HI itu dimotori Bunda PAUD Julok, Ny. Raudhatul Jannah. Kegiatan itu berlangsung meriah dan mendapat antusias dari para guru, orang tua dan masyarakat yang turut menyaksikannya. Edukasi dan simulasi itu bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur dan dipusatkan di Stadion TM Djjafar Kuta Binjei, Julok, Aceh Timur, Kamis (24/9).
"Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak usia dini untuk mengenal bahaya kebakaran, memahami pentingnya menjaga keselamatan diri, serta mengetahui langkah sederhana yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat," kata Ny. Raudhatul Jannah, Bunda PAUD Julok, Minggu (27/9).
Dijelaskan, dalam kegiatan itu anak-anak diperkenalkan dengan berbagai perlengkapan pemadam kebakaran, kendaraan pemadam, serta tugas dan peran petugas pemadam kebakaran. "Anak-anak juga mendapatkan edukasi mengenai bahaya bermain dengan api, pentingnya segera meminta bantuan orang dewasa, serta mengikuti simulasi evakuasi menuju tempat yang aman," tuturnya.
Antusiasme, lanjutnya, terlihat dari keceriaan anak-anak saat menyaksikan mobil pemadam kebakaran dan demonstrasi penggunaan peralatan pemadam. "Masyarakat yang berada di sekitar lokasi juga tampak antusias menyaksikan rangkaian kegiatan ini," urai Raudhatul Jannah.
Dilanjutnya, kegiatan edukasi keselamatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI). "PAUD HI tidak hanya berfokus pada aspek pembelajaran, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan, keselamatan, perlindungan, pengasuhan, serta keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," katanya.
Melalui kegiatan ini, kata dia, satuan PAUD tidak hanya memberikan pengetahuan kepada anak, tetapi juga membangun budaya keselamatan sejak usia dini. Anak dikenalkan dengan lingkungan yang aman serta dibimbing untuk mengenali risiko dan mengambil tindakan sederhana yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kemitraan antara Bunda PAUD, satuan pendidikan, pemadam kebakaran, pemerintah kecamatan, guru, orang tua, dan masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan anak usia dini.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan anak-anak PAUD/TK di Kecamatan Julok tumbuh menjadi anak yang tidak hanya ceria dan kreatif, tetapi juga peduli, mandiri, dan mampu menjaga keselamatan dirinya.
"Belajar aman sejak dini, anak sehat, anak hebat, dan tumbuh dalam lingkungan yang terlindungi," sebut Raudhatul Jannah, seraya berharap kegiatan yang sama tahun depan dapat diselenggarakan lebih meriah lagi. (bsi)

